Ahmad Musa Said

Peneliti pada Balai Riset Budidaya Ikan Hias – Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sekretaris IKAKIMIA UNHAS 2015-2020, Pengurus Majelis Nasional KAHMI 2017-2022 Bidang Kelautan dan Perikanan, lead finder consultant.

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Lab Indonesia, event dua tahunan yang merupakan pameran teknologi peralatan laboratorium terbesar di Asia Tenggara telah selesai. Acara ini secara resmi dibuka Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir. Acara ini dilaksanakan di di Hall A dan B, Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Selatan selama tiga hari pada tanggal 4 – 6 April 2018. Event ini merupakan ajang yang ditunggu-tunggu khalayak ilmuwan, akademisi, teknisi, praktisi serta mahasiswa yang memiliki kaitan dengan laboratorium beserta pernak-pernik dan asesorisnya.

Saya sendiri baru berpartisipasi mengikuti acara ini sebanyak empat kali, yaitu : 2012, 2014, 2016 dan tahun 2018 ini. Sejak ikut pertama kali, maka saya selalu memantau kapan event selanjutnya karena banyak hal bermanfaat yang didapatkan selama mengikuti event ini. Beberapa manfaat yang didapatkan dalam event ini antara lain mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan laboratorium dan teknologi analisis terbaru yang semakin maju banyak dipamerkan dalam event ini.

Untuk memasuki hall utama peserta diwajibkan mendapatkan namecard peserta dulu di meja registrasi. Padatnya pengunjung terlihat dari antrian yang penuh. Bahkan bagi yang telah registrasi onlinepun tetap mesti mengantri lama. Sejam sebelum hall utama dibuka, pengunjung telah antri di depan pintu. Kecuali bagi mereka yang mengikuti acara seminar pendukung, dapat masuk lebih dahulu.

 

Begitu pintu masuk terbuka, maka Booth yang paling pertama terlihat adalah booth milik PT ITS Science Indonesia, posisi ini sangat strategis karena semua mata pengunjung pertama kali akan langsung mengenali ITS, kesan pertama menentukan, begitu mungkin harapan dari pihak perusahaan yang mengageni banyak instrument laboratorium ini. Berada di booth terdepan juga menjadi pertaruhan untuk memberikan layanan terbaik bagi pengunjung. Di antara booth terdepan yang juga banyak menarik perhatian pengunjung adalah PT. Merck Chemicals & Life Sciences dan PT. Metrohm Indonesia, ketiganya berada di garis depan dan tentunya bertaruh untuk memberi pelayanan yang baik ke pengunjung. Bisa dibayangkan dengan posisi terdepan namun servis yang kurang memuaskan, maka mungkin akan membuat mood peserta akan berkurang.

 

 

 Booth PT. ITS Science Indonesia yang terlihat pertama kali ketika memasuki hall utama

 

 

Booth PT. Merck Chemicals & Life Science, perpaduan warna yang indah menurut kami merupakan booth dengan warna yang paling menyejukkan

Namun terbukti, ketiga booth terdepan ini berhasil menanamkan kesan bonafid, mau bukti? Lihat dari ukuran tasnya yang besar dan kuat, dengan ukuran tas yang besar, maka akan menjadi pilihan pengunjung untuk menyimpan pernak-pernik dan souvenir yang didapatkan dari pameran ini. Maka selama di pameran, tas yang paling mencolok dan banyak dicari pengunjung adalah tas dari ketiga booth ini. Tentunya ini adalah cara promosi yang efektif, kemana mata memandang, tas-tas tersebut selalu berada dalam jepitan ketiak maupun genggaman tangan pengunjung. Bravo !!!

Berbicara tas, salah satu perusahaan yang tidak di garis terdepan namun juga memberikan tas berukuran besar adalah PT. Buchi Indonesia, dengan corak hitam kuning, meskipun boothnya termasuk berukuran kecil, namun tasnya termasuk banyak dijinjing oleh peserta. Melihat banyaknya souvenir menarik, sepertinya niat peserta banyak yang goyah, dari yang ingin memantau perkembangan teknologi dan belajar, akhirnya berubah menjadi seorang souvenir hunter, tentunya hanya segelintir, banyak juga yang istiqamah sambil berharap dapat rezeki nomplok.

Baiklah, mari kita bahas souvenir. Berdasarkan pengamatan kami, souvenir menarik akan menimbulkan kesan ekslusif dan mendalam bagi pengunjung booth, bahkan bisa sampai jatuh cinta dan berniat untuk melakukan pelamaran, eh, maksudya pembelian.

Flashdisk adalah salah satu souvenir yang menarik dan banyak diminati, beberapa flashdisk yang didapatkan berasal dari Beckman Coulter yang juga dapat ditancapkan pada Smartphone (OTG), dari Showa Denko Singapore Pte Ltd yang berbentuk kolom, dari Hindustan Platinum berbentuk gantungan kunci, dari Retsch (PT. ITS Science Indonesia) dan dari Wholesame PTE LTD.

 

Selain sebagai souvenir, mereka juga telah memasukkan data dan info tentang perusahaan dan katalog produk dalam flashdisk ini, jadi lebih memudahkan bagi pengunjung untuk mengingat.

Tempat air minum juga menjadi pilihan asesoris yang menarik karena akan mengingatkan pengunjung pada brand saat digunakan sehari-hari. Thumbler menarik contohnya berlogo Amersham (PT. ITS Science Indonesia) yang berbentuk notebook ukuran A5 dan dari Flexisolve Technology Pte Ltd yang berbentuk Vacuum Cup serta tersedia penyaring kopi di dalamnya.

 

 

  Tentunya, minum dengan menggunakan wadah tersebut tidak menjadi jaminan anda akan menghasilkan jurnal internasional, tapi paling tidak akan makin nikmat. Masa iya sih??? Iyalah, GRATIS.

PT. Buchi Indonesia memiliki souvenir unik yaitu tempat paspor, dengan memiliki ini maka motivasi untuk keluar negeri akan semakin meningkat, baik itu dalam rangka ibadah haji dan umrah, maupun dalam rangka studi, ataupun untuk sekedar bertamasya, soalnya sayang kalau souvenir ini tidak digunakan.

 

 

 

Ada pula senter dari TOSOH Asia PTE LTD, yang unik, sinar lampunya akan membentuk logo perusahaan ini.

 

 

Tentunya senter ini bermanfaat untuk penerangan di kala gelap malam ataupun saat lampu padam, bukan sebagai jalan keluar bagi bujangan yang tak kunjung ketemu jodohnya. Namun saat Tarif Dasar Listrik semakin menggila, bolehlah padamkan lampu lalu menggunakan senter ini sebagai sumber cahaya.

Baju merupakan souvenir yang cukup bermanfaat, baju sebagai souvenir disiapkan oleh PT Metrohm Indonesia, PT. Merck Chemicals & Life Sciences dan PT. Infiniti Bioanalitika yang menjadi agen tunggal brand Eppendorf.

 

Satu souvenir yang unik adalah kartu Brizzi yang merupakan alat pembayaran non tunai dari BRI, souvenir ini didapatkan dari PT. Spektrakrom Indonesia. Langsung saja saya manfaatkan sepulang dari JCC Senayan untuk menggunakan Kereta dan betul, di dalamnya masih terdapat saldo sebesar IDR 35000,-. Tentunya kemana saya pergi, kartu ini akan setia menemani saya hingga saldonya habis, mudah-mudahan ke depan dapat yang saldonya unlimited.

 

Ada juga tas waterproof yang disediakan oleh Agilent, sebenarnya PT. Metrohm Indonesia juga pernah menyiapkan, namun dikarenakan sesuatu dan lain hal, maka gambarnya tidak akan ditampilkan disini. Mau tau penyebabnya? Mau tau atau mau tau banget?

 

 

Souvenir selanjutnya adalah notebook, kali ini top three nya berasal dari GE (PT. ITS Science Indonesia), Peak Scientific (PT. Berca Niaga Medica) dan PT. Metrohm Indonesia.

 

 

 

Buat mereka yang sering travelling dan hobi (BBC) bobo-bobo cantik, maka souvenir berupa bantal leher dari PT. GeneCraft Labs dan Anton Paar (PT. Equiva Ligand Indonesia) tentunya sangat cocok buat Anda.

 

 

 

Souvenir yang paling banyak dan hampir ada di setiap booth adalah pulpen, namun kali ini saya akan tampilkan satu pulpen yang menurut saya paling unik. Yaitu pulpen multiguna, selain untuk alat menulis, sisi pulpen ini berguna menjadi alat ukur dengan satuan Centimeter dan Inchi. Sisi lainnya juga berguna sebagai waterpass. Apa guna waterpass di laboratorium? Sangat penting, kinerja instrument dapat terganggu jika diletakkan pada permukaan yang tidak datar. Selain waterpass, ujung atas pulpen ini berguna sebagai stylus untuk layer sentuh gadget anda, nah, jika stylus ini dibuka, ternyata di dalamnya terdapat mata obeng bunga dan datar. Keren kan? Pulpen ini merupakan souvenir dari Showa Denko Singapore Pte Ltd.

 

 

Nah, ini yang ajaib, dalam event ini saya membawa kartu nama yang saya simpan dalam holder yang sudah lapuk, dalam hati saya berdoa semoga ada yang souvenir berupa card older, teh pucuk dicinta, dollarpun tiba, di booth PT. Smart Lab Indonesia saya mendapatkan souvenir yang baru dan jauh lebih keren.

                      

 

 

Terlihat kan bedanya yang bujang lapuk dan yang baru?. Alhamdulillaah, tidak perlu menunggu tahun 2019, untuk ganti card holder.

Meskipun tanpa souvenir yang istimewa, PT. Majabintang Indonesia menawarkan dalam bentuk lain, yaitu doorprize untuk seminar teknis yang mewah severti TV dan smartphone. Selain souvenir, semua perusahaan tersebut di atas tentunya sangat mengedepankan keramahan, ibarat kata, walaupun anda memberi emas tapi dengan cara yang tidak sopan, tentunya akan tetap kami ambil, tapi jangan harap kami terkesan. Dengan keramahan dan tanggapan yang serius, mereka menunjukkan bahwa kepuasan tidak sebatas berdasarkan souvenir tapi ketulusan. Hampir semua booth yang kami kunjungi memberikan pelayanan yang sangat ramah, PT. Creative Mitra Selaras Indonesia, PT. Hartech Indonesia dan PT. Vision Teknik juga masuk kategori melayani dengan kekeluargaan dan keramahan, bahkan ada yang sampai mengajak makan ketika tiba waktu makan siang. Tidak semua perusahaan dapat kami sebutkan, dikarenakan terbatasnya memori, juga ada yang kurang dalam pelayanan namun tak usah disebut disini, cukup menjadi bahan evaluasi kami.

 

Senyum sapa dari karyawan PT. Majabintang Indonesia dan PT. Hartech

 

 

 

 Keramahan optimis dari PT. Creative Mitra Selaras Indonesia, PT. Infiniti Bioanalitika dan Wholesame Ltd

 

 

 Antusiasme staf PT. Vision Teknik dalam merespon pertanyaan pengunjung

Sepanjang pengamatan kami, selain booth dari berbagai perusahaan dalam negeri, terdapat juga pavilion untuk perusahaan-perusahaan yang berasal dari negara tertentu yaitu Cina, Jerman, India dan Singapura. Hal yang menarik adalah India kini bangkit bersaing dengan Cina di bidang industry laboratorium. Mereka mulai menapak menjadi produsen, untuk bahan kimia, ada S D Fine Chem Ltd dan Himedia. Bahkan sudah ada Hindustan Platinum yang bergerak di bidang industri plate platinum yang digunakan untuk preparasi sampel pada analisis logam. Pertanyaannya adalah kapan Indonesia bisa berjaya menjadi produsen? Kita bersyukur bahwa sudah ada produk lokal seperti Smart Lab yang mulai berani memproduksi bahan kimia lokal terutama pelarut. Sayangnya mereka belum mampu memproduksi standar, namun paling tidak, berawal daris ini, pada Lab Indonesia 2020, mereka pun dapat berkembang pesat. Semoga !!!

Dalam event ini, bertemu dengan sahabat lama yang aktif di bidang yang sama juga menjadi hiburan tersendiri. Berdiskusi dengan sales marketing yang dulunya di perusahaan A namun tahun ini di perusahaan B juga menjadi pelajaran tersendiri. Bahwa dunia ini sempit, dunia laboratorium tentunya lebih sempit, maka sekali integritas anda tercoreng, itu berarti anda telah menghancurkan karir anda di bidang ini. Betapa tidak, hampir semua perusahaan laboratorium saling terkoneksi, dan sangat mudah untuk mendeteksi rekam jejak anda. Olehnya, jagalah integritas anda pribadi maka kepercayaan mitra anda juga akan terjaga.

Tahukah anda apakah souvenir fisik yang paling berharga dari event ini? Menurut saya, benda fisik yang paling berharga adalah kartu nama. Ya, dengan kartu nama ini maka anda dapat menemukan solusi dan jawaban siapa yang mesti dihubungi ketika suatu saat anda menghadapi masalah di bidang yang terkait, mungkin juga solusi menemukan pasangan bagi pengunjung yang masih jomblo. Kalau mujur yaah.

 

 

Banyak teman yang bertanya, kok bisa dapat souvenir yang menarik? Wajahnya jangan terlalu tampan jawabku. Acara yang diselenggarakan bersama oleh ECMI ITE Asia Sdn Bhd and PT. ITE Exhibitions Indonesia dengan event organizer PT. Prakarsa Sinergi Utama terbilang sukses dan ucapan selamat perlu disematkan kepada event organizer yang memadukan acara ini hingga menjadi sebuah event yang bermanfaat bagi khalayak laboratorium Indonesia. Acara ini selain untuk ajang berbagi informasi, tentu juga menjadi ajang pertaruhan di mata internasional, bahwa masyarakat Indonesia tidak tertinggal di bidang sains dan laboratorium, meski saat ini masih mayoritas menjadi konsumen, namun yakin dengan kebersamaan dan tekad bulat, suatu saat produk Indonesia akan berdaulat di negeri sendiri. Yakin Usaha Sampai, Yakusa istilah kami di Himpunan Mahasiswa Islam sewaktu kuliah dulu.

Tentu tak ada gading yang tak retak, untuk ke depan masih perlu ditingkatkan mengenai kecepatan proses pencetakan badge peserta, selain itu perlu difikirkan agar ke depan dapat dimulai dari jam 9 atau jam 8 pagi. Pelaksanaan yang bertepatan hari Jum’at juga akan mengurangi waktu optimal karena akan bertepatan dengan Shalat Jumat yang paling tidak memakan waktu sejam dan jika ditambah dengan istirahat dan makan siang dapat mencapai 2 jam. Perlu difikirkan pelaksanaan Selasa – Kamis, bukan Rabu – Jumat seperti yang telah berlangsung selama ini.

 

 Sekedar bukti kalo saya benar-benar ikut

Menyaksikan meriahnya kesuksesan acara ini, kami menilai ini bukan sekedar pameran, tapi sebuah festival dan perayaan, merayakan sains dan teknologi. Mereka yang boleh salah tapi tak boleh bohong, mereka yang selalu tabah mengamati hasil eksperimen, mereka yang selalu bijak dengan kerumitan pekerjaan, disinilah mereka dapat rehat sejenak, menikmati hadiah ilmuwan untuk masa depan. Masa depan sains dan teknologi

So, jika tak ada aral melintang, dan masih ada umur panjang, sampai jumpa di Lab Indonesia 2020

 

.

Note :

Semua barang yang ditampilkan di atas adalah sampel semata, bukan untuk dibagikan.