X KETO DIET Click Here!

Developed in conjunction with Ext-Joom.com

Pada penderita atresia bilier (AB) empedunya tidak dapat mencapai usus oleh karena saluran empedunya terganggu sehingga menyebabkan empedu terakumulasi di hati dan selanjutnya mengalir ke darah mengakibatkan kulit menjadi berwarna kuning. Sekitar 10-20 % penderita AB memiliki kelainan bawaan yang disebut Sindrom Biliary Atresia Splenie Malformation sehingga memiliki banyak limpa (polysplenia), tidak punya limpa (asplenia), posisi atau letak organ tubuh terbalik, tidak memiliki pembuluh dara vena cara inferior dan vena portal preduodenal.

Peningkatan asam empedu menyebabkan badan menjadi gatal (pruritus), keracunan hati (hepatoksitas), peningkatan kolesterol mengakibatkan terganggunya metabolisme lemak, dan peningkatan bilirubin mengakibatkan kulit menjadi kuning. Penyakit AB lebih sering terjadi pada bayi perempuan dibandingkan dengan bayi laki-laki dengan perbandingan 1 : 1,5.

Penyakit AB jarang terjadi pada bayi lahir hidup. Di Jepang & Cina terjadi pada 1 dari 9600 orang bayi. Di Eropa dan Amerika terjadi pada 1 dari 16 ribu bayi. Sedangkan di Taiwan terjadi pada 1 dari 10 ribu bayi.